Awalnya Romantis Mettaharam Berujung Threesome Party - Indo18 Instant

"Tapi begitu masuk dessert, hapenya bunyi," lanjut Dewi. "Ada temennya yang ulang tahun di club terkenal di SCBD. Rencananya after dinner lanjut chill bentar doang. Katanya, 'Duduk aja di VIP, ga usah nari.' "

Generasi sekarang tidak lagi menginginkan linearitas. Mereka ingin plot twist di setiap malam minggunya. Romantis itu membosankan jika tidak diselingi kekacauan. Party itu hampa jika tidak diawali dengan harapan manis. "Tapi begitu masuk dessert, hapenya bunyi," lanjut Dewi

Jakarta, INDO18 Lifestyle – Ada sebuah fenomena menarik yang belakangan ramai diperbincangkan di kalangan anak muda urban. Sebuah istilah baru lahir dari pengalaman pahit manisnya mencari pelarian di akhir pekan: Awalnya Romantis MettaHaram Berujung Party . Katanya, 'Duduk aja di VIP, ga usah nari

Alhasil, yang awalnya diharapkan menjadi momen candle light dinner dan pegangan tangan sambil nonton film indie, malah berakhir dengan confetti, bass yang menggelegar, dan pagi hari yang diliputi rasa bersalah. Party itu hampa jika tidak diawali dengan harapan manis

Pria atau wanita yang kita kencani berpura-pura menjadi homebody yang low profile . Mereka memproyeksikan citra "calon partner idaman" yang anti keramaian.

"Kata 'MettaHaram' ini lucu sekaligus menyedihkan. 'Metta' kan cinta kasih universal. Tapi kalau dicari di club, itu kontradiksi. Club dirancang untuk membuat Anda melupakan diri sendiri, bukan menemukan cinta kasih. Biasanya, pasangan yang menjalani skenario 'awalnya romantis' ini punya attachment style yang cemas. Mereka ingin intimacy , tapi begitu intimasi itu terasa terlalu nyata (diam berdua, kontak mata lama, obrolan serius), mereka lari ke party sebagai distraction ."